Ternak Untung

99% Akurat ! Membedakan Lovebird Jantan dan Betina

banner

Bosternak.com – Membedakan Lovebird Jantan dan betina diperlukan kebiasaan dan keahlian karena perbedaannya tidak terlalu mencolok. Kali ini kami beberkan tips ampuh untuk memudahkan para penghobby pemula agar tidak keliru dan tidak terperosok ke dalam jurang kegagalan dalam ternak bidudaya lovebird.

Lovebird memiliki banyak jenisnya, ada yang mudah di identifikasi jenisnya ada pula yang sulit di identifikasi jenis kelaminnya terutama saat lovebird masih anakan. CAra terbaik bagi anda breeder pemula adalah banyak-banyak silaturohmi kepada breeder berpengalaman. Para Penangkar/breeder berpengalaman bisa menggunakan berbagai cara untuk melakukan identifikasi mulai dari cara sederhana sampai menggunakan cara ilmiah. Berikut adalah pembahasan Membedakan Lovebird Jantan dan Betina

Membedakan Lovebird Jantan dan Betina

A. Membedakan Kelamin Lovebird berdasarkan penampilan luar

Lovebird bisa dibedakan dalam 3 kelompok berdasar tingkat kesulitan untuk membedakan jenis kelamin lovebird atau jenis lainya secara umum. 

  • Jenis kelompok dimorfik : nampak dari tampilan fisik yang mudah di bedakan
  • Intermediate (pertengahan) : Kelamin agak sulit dibedakan jika berdasar penampilan
  • Kacamata : perbedaan kelaminnya tidak konsisten

Yang paling umum, lovebird mudah dibedakan jenis kelaminnya dengan cukup memperhatikan penampilan fisik

1. Kelompok Dimorfik

1.a. Lovebird muka merah (Agapornis pullaria)

Lovebird muka merah (Agapornis pullaria)

Lovebird betina memiliki ciri wajah dan dahi mayoritas di dominasi warna oranye dibanding merah, Bulu sekitar sayap berwarna hijau dan tepiannya berwarna kekuningan

Lovebird jantan memiliki ciri wajah meranh oranye, tunggir (bulu diatas pantat), di bawah ujung lipatan sayap warnanya biru muda, bagian bawah dan bulu terbang cenderung kehitaman

2.a. Lovebird Madagaskar (Agapornis cana)

Lovebird jantan dan lovebird betina sekilas hampir sama penampakannya. Pada betina bulu tubuh semua berwarna hijau, sedangkan pejantan kepala dan leher warnanya abu-abu

3a. Lovebird Abisina (Agapornis taranta)

Lovebird betina beratnya sekitar 55 gram, dahi berwarna hijau, lovebird jantan memiliki berat badan 65 gram, dahi berwarna merah

2. Kelompok Intermediate

2.a. Lovebird black collared  (Agapornis swinderniana)

Lovebird black collared  (Agapornis swinderniana)

nah, ini yang penampilannya sulit untuk dibedakan karena antara betina dan jantan memiliki penampakan yang mirip

2.b. Lovebird Muka salem

Tampilan luar betina dan jantan nampak serupa, walau pada umumnya lovebird betina punya bulu pada bagian kepala serta warnanya lebih pucat dibandingkan pejantannya

3. Kelompok lovebird kacamata

Yang termasuk dalam kelompok ini adalah :

  • lovebird pipi hitam (Agapornis nigrigenis),
  • lovebird fischer (Agapornis ficheri)
  • lovebird nyasa (Agapornis lilianae),
  • lovebird topeng (Agapornis personata),

Keempat jenis burung ini sangat sulit dibedakan antara jantan dan betinanya, mungkin ada sedikit perbedaan berat badan diantara keduanya. Salah satu keunikan dari Kelompok Lovebird Kacamata adalah saat musim berkembang biak induk betina akan membawa sarang dibawah bulu punggung bagian bawah serta bulu tunggir.

B. Membedakan jenis kelamin tidak berdasarkan penampilan luar.

Untuk yang kesulitan yang membedakan penampilan berdasarkan fisik, maka ada cara lain yang bisa digunakan untuk membedakan lovebird jantan dan betina yaitu :

  1. Cara bertengger.Lovebird betina punya cara bertengger yang lain dengan pejantan, Lovebird betina bertenggerdengan jarak antar kaki lebih lebar jika di bandingkan pejantan
  2. Bentuk tubuh. Lovebird betina lebih cenderung memiliki tubuh yang kekar dan lebih berat. Namun ini bukan ciri mutlak sifatnya
  3. Warna bulu. Pejantan punya warna tubuh lebih terang dibandingkan betina. Meski hal ini tidak selalu benar karena warna bulu dipengaruhi makanan serta variasi geografis
  4. Bentuk ekor. Lovebird betina punya ekor lebih rata jika dibandingkan dengan pejantan yang umumnya memiliki bentuk agak meruncing
  5. Membuat sarang. Si betina cenderung lebih intensif dibanding pejantan, Lovebird betina keluar sarang untuk mengumpulkan daun kering atau kulit kayu untuk dikumpulkan sebagai sarang, sedangkan pejantan akan mencari makan dan menyuapi sang betina. Namun hal ini juga tidak mutlak karena ada juga beberapa pejantan yang aktif sebagai pengumpul sarang
  6. Perabaan tulang pubis (supit urang). Tulang pubis adalah tulang yang sedikit menojol pada pinggul. SAat musim berkembang biak, tulang pubis betina menjadi lebih elastis dan jarak kedua tulang tersebut melebar karena pengaruh hormone. Pada penjantan cenderung menyempit, Teknik ini hanya bias digunakan saat kegiatan seksual betina sedang aktif.
  7. Pemeriksaan memakai alat laparoscopy. Cara ini bisa dibilang lebih modern, Penggunaannya adalah lovebird dibius, dilakukan operasi kecil pada bagian kiri tubuh di antara tulang rusuk, tulang paha dan tulang pinggang. Dari lubang kecil tersebut dimasukkan alat laparoscopy untuk mengecek ada tidaknya indung telur atau ovari. jika di temukan indung telur maka bisa dipastikan jika betina, cara dilakukan saat burung berusia dewasa.
  8. Pemeriksaan DNA, Cara paling mutakhir Membedakan Lovebird Jantan dan Betina. tes dilakukan dengan mengambil sampel darah burung untuk selanjutnya dicek laboratourium. CAra ini adalah yang paling akurat hasilnya. Tetapi memang perlu diakui jika teknologi ini belum masuk ke Indonesia karena pertimbangan biaya yang mahal

Membedakan Lovebird Jantan dan betina sedang birahi

Secara alami, lovebird dewasa akan mengalami masa birahi dan ingin mengawini pasangan hidupnya, namun terkadang para breeder tidak menyadari hal ini, sehingga akan menimbulkan over birahi. Birahi akan muncul di usia 10 bulan sampai satu tahun. Jika tidak mendapatkan pasangan lawan jenis, burung akan bercumbu dengan sejenisnya yaitu jantan dengan jantan, betina dengan betina. Pemula wajib tahu tanda over birahi

A. Lovebird Over birahi

1. Gesek tangkringan

Karena tidak mendapatkan jodoh yang tepat, lovebird terkadang mengesrekkan Kolakanya ke tangkringan atau terlihat seperti ingin mengawininya. Hal ini dikarenakan ketelodoran peternak yang membiarkan pejantan dewasa tidak segera di carikan jodohnya. solusinya, saat usia 10 – 12 bulan segera masukkan kandang perjodohan dengan pemberian betina, bisa satu atau lebih agar si pejantan bisa memilih betina mana yang tepat untuknya.

2. Frekuensi bunyi berkurang bahkan macet

Seakan ingin protes karena tidak segera dikawinkan, pejantan over birahi biasanya akan berkurang frekuensi bunyinya, jika biasanya bisa sampai 60 – 90 detik, saat over birahi hanya 20 detik bahkan bisa macet sama sekali.

3. Cabut bulu

Burung akan mencabut bulu disekitar leher ataupun dadanya saat over birahi. Tentu saja hal ini akan mengurangi keindahan burung serta jika dijual tentu saja harganya akan berkurang jauh

4. Ngeruji

Ngeruji adalah sering menggesrekkan paruhnya di jeruji tepi kandang, apalagi saat mendengar suara lovebird betina di kandang lain. Seperti bingung, burung akan selalu mendekat ke pinggiran sangkar seperti ingin mendekati betina.

5. Galak

Ciri paling umum ditemui lovebird over birahi. coba dekatkan tangan anda di dekat sangkar, burung over birahi cenderung menyerang tangan anda terus menerus, padahal normalnya akan menghindar atau mendekatkan diri  di tangan. begitu juga jika dikumpulkan dengan betina yang seng melolohi anakannya, pejantan akan meras cemburu dan cenderung menyerang anakan

B. Pasangan Sejenis Bercumbu

Pada jenis burung yang sulit dibedakan berdasarkan bentuk tubuh dan warna bulu, peternak biadanya mencampurkan dalam satu kandang untuk memudahkan burung memilih sendiri pasangan hidupnya.

Disini sering terjadi lovebird jantan bercumbu dan mengawini pejantan lain atau betina dengan betina lain. Jika sang betina bertelur maka akan menghasilkan telur fertile (tidak ada pembuahan) dan tidak akan menetas jika dierami. pada pasangan jantan – jantan tidak akan membikin sarang karena hal ini adalah perilaku alami betina. TIdak juga dipastikan jika lovebird betina betina memiliki paruh serta kepala lebih kecil dibanding pejantan, tidak bisa juga di pastikan lovebird jantan memiliki kepala lebih lebar dengan paruh runcing

Sebagai seorang pemula, semoga anda semua bisa terbantu dengan pembahasan Membedakan Lovebird Jantan dan Betina .

Simak juga pembahasan lainnya :

Simak juga pembahasan kami lainnya :


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading...