Panduan Bisnis Ternak Untung

Analisa Usaha Penggemukan Ikan Gabus Rumahan

banner

bosternak.com – Analisa Usaha Budidaya Penggemukan Ikan Gabus Skala Rumahan merupakan petunjuk lengkap bibit, pakan agar cepat besar, harga jual lengkap bagi anda yang akan memulai bisnis sampingan dengan modal kecil

Penggemukan Ikan Gabus

“Iwak Kutuk ” orang Jawa menamakan ikan ini. Biasa hidup di rawa rawa, ataupun di saluran irigasi di pinggir sawah. Memiliki populasi yang semakin hari semakin berkurang karena secara masive manusia selalu memburunya dengan cara di Strum menggunakan Aki gendong. Satu satunya cara adalah dengan cara dibudidaya.

Budidaya ikan gabus memerlukan waktu sekitar 8 bulan mulai dari proses pemijahan, kawin, bertelur, penggemukan sampai tiba saatnya di panen, namun dalam memulainya kita wajib memperhitungkan segala bisnis dengan harapan mendapatkan keuntungan 

Untuk anda yang akan memulai kegiatan ini dengan tujuan sebagai usaha sampingan di rumah karena ada lahan kecil yang tidak digunakan sungguh sangat penting sekali untuk menyimak

Penggemukan Ikan Gabus Skala Rumahan

Dalam membuat Analisa Usaha Budidaya Penggemukan Ikan Gabus Skala Rumahan bertujuan untuk memperhitungkan nilai ekonomis sehingga bisa memiliki pencapaian untung maksimal sampai dengan masa panen.

Start awal adalah dimulai dari pembelian bibit. Karena kita akan melakukan usaha penggemukan bukan mulai dari masa kawin, maka masa panen lebih bisa dipangkas menjadi sekitar 4 bulan. Ada beberapa bagian penting yang perlu anda perhatikan yaitu :

1. Budidaya Ikan Gabus media kolam tanah

Penggunaan media hidup adalah kolam tanah karena kita mempertimbangkan nilai ekonomis dan juga tidak perlu perawatan khusus seperti Kolam terpal atau kolam beton

2. Pakan Ikan Gabus penggemukan

Usaha penggemukan bertujuan untuk memacu hewan ternak lebih cepat gemuk dibandingkan dengan ternak yang dimulai dari masa perkawinan.

Oleh sebab itu diperlukan makanan bernutrisi tinggi agar kecukupan gizi hewan ternak terpenuhi dan lebih cepat gemuk. Beberapa pakan yang bisa digunakan adalah :

  • Konsentrat pelet pabrik
  • Maggot BSF
  • Ampas Tahu/Tempe
  • Agar dapat diukur pengeluaran kali ini pak bos akan menggunakan pelet pabrikan

3. Tipe usaha 

Ada 2 Tipe usaha budidaya ikan air tawar ini yaitu :

  • Usaha Mandiri, yaitu anda sebagai peternak memproduksi sendiri penggemukan ikan gabus untuk memenuhi segmen pasar anda sendiri
  • Kemitraan, jika permintaan dirasa mulai banyak anda bisa menggandeng saudara atau tetangga anda untuk menjalankan ternak ini bersama-sama dengan hasil panen di tampung anda untuk memnuhi permintaan pasar anda

4. Segmen Pasar 

Segmen pasar merupakan suatu hal yang krusial. sudah memproduksi namun tidak bisa menjual dengan harga terbaik tentu saja akan sangat merugikan anda. Berikut adalah segmen pasar potensial :

  • Jual langsung end user
  • Hotel/restoran/supermarket
  • Plasma ( khusus kemitraan)
  • Produsen obat herbal

Analisa Usaha Penggemukan Ikan Gabus Rumahan

Inventaris Usaha

inventasi merupakan biaya tetap yang dihitung dalam jangka waktu tertentu yaitu meliputi :

  • Biaya pembuatan kolam
  • Timbangan 
  • Alat kerja ( tong penampungan, jaring, dll)

Biaya operasional

Biaya operasional adalah biaya yang dikeluarkan selama masa produksi yang terbagi menjadi 2 yaitu :

  • Biaya tetap
  • Biaya tidak tetap

Total Biaya produksi

Total biaya produksi yang diasumsikan selama 4 bulan adalah 

Ongkos Produksi = Biaya tetap + biaya tidak tetap

Rp 215.000,- + Rp 6.400.000,- = Rp 6.615.000,-

Hasil panen 

Hasil panen diasumsikan setiap grade memiliki tingkat keberhasilan sebesar masing2 30% dan kematian adalah 10%

  • Panen Grade A ( 1kg = 4 ekor) : 30% * 2000 ekor * 0,25 kg = 150 Kg * Rp.60.000,- = Rp 9.000.000,-
  • Panen Grade B ( 1kg = 6 ekor) : 30%*2000 ekor * 0,166 Kg = 99,6 Kg * Rp 50.000,- = Rp 4.960.000,-
  • Panen grade C ( 1 kg = 8 ekor) : 30%*4000 ekor * 0,125 kg = 75 kg * Rp. 35.000,- = Rp.2.625.000,-

Hasil Rugi laba

Nilai rugi laba dapat dihitung dengan rumus : Pendapatan – ongkos produksi = Keuntungan/kerugian

Rp.16.605.000 – Rp. 6.615.000 = Rp.9.990.000,-

Baca juga pembahasan kami :

Kelayakan budidaya ikan gabus rumahan

Setelah kita melakukan perhitungan seperti di atas, hal berikutnya adalah mengukur kelayan budidaya ikan gabus rumahan yang memiliki perhitungan :

1. Break Even Point ( BEP ) biasa disebut titik impas

Break Even Pont (BEP) dalam berdasarkan unit

rumus-bep- ikan gabus

Keterangan :

BEP : Break Even Point
FC : Fixed Cost
VC : Variabel Cost
P : Price per unit
S : Sales Volume

Break Even Point (BEP) Harga produksi

Total biaya Produksi / Penjualan = BEP harga produksi

Rp. 6.615.000,- /325 kg = Rp. 20.353/ kg

Titik impas modal akan tercapai jika penjualan Rp 20.353/kg

Break Even Point (BEP) volume produksi

Total biaya Produksi / Penjualan ( harga jual rata2) = BEP volume terkecil

Rp. 6.615.000,- /Rp. 48.333,- = 136,86 Kg

Titik impas modal akan tercapai jika penjualan 136,85 kg

2. Return of Investment (ROI)

ROI =    (Keuntungan/Total Biaya Produksi) x100% = (Rp 9.990.000/Rp. 6.615.000) *100% = 1,51%

3. Revenue Cost Ratio (R/C)

Kelayakan usaha produksi Ikan gabus dapat dinilai dengan formulasi sebagai berikut ini,

R/C = Pendapatan (Rp)/Total Biaya Produksi (Rp) = Rp 9.990.000/Rp. 6.615.000 = 1,51

Nilai R/C yang diperoleh adalah 1,51 atau lebih dari 1. Angka ini mengindikasikan bahwa usaha produksi penggemukan ikan gabus rumahan sangat layak untuk dijalankan.

4. Payback Period (PBP)

Perhitungan payback period diharapkan dapat menarget waktu pengembalian investasi bisnis penggemukan ikan gabus rumahan dengan formulasi sebagai berikut:

PBP (bulan) = Total investasi (Rp)/Laba Usaha (Rp) x 1 tahun = (2.600.000/9.990.000) x 1 tahun = 0,2 bulan.

Hasil analisis ini menggambarkan bahwa seluruh modal investasi Analisa Usaha Penggemukan Ikan Gabus Rumahan akan kembali dalam kurun waktu 0,2 bulan.

 

Incoming search terms:

  • analisa budidaya ikan gabus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading...