Panduan Bisnis Ternak Untung

Mengawali Budidaya Ikan Cupang

banner

bosternak – Bagi Anda yang tertarik untuk mengawali budidaya ikan, salah satu ide budidaya ikan yang direkomendasikan untuk Anda adalah ternak ikan cupang. Ide budidaya ikan cupang merupakan ide budidaya yang sangat menguntungkan.

Selain itu cara budidayanya juga sangat mudah, sehingga bagi para pemula yang ingin memulai untuk mencoba budidaya ikan ini tidak akan kesulitan memulainya. Anda bisa persiapkan semua alat dan bahannya, kemudian cobalah beternak ikan cupang di rumah Anda. Informasi selengkapnya tentang tutorial cara ternak ikan cupang bisa Anda simak dalam ulasan berikut ini!

Mengawali Budidaya Ikan Cupang

Ikan Cupang

Kenali dulu jenis ikan cupang

Jadi sebelum Anda memutuskan untuk budidaya atau ternak ikan cupang, baiknya Anda kenali dulu jenis ikan cupangnya karena jenis ikan cupang ada banyak. Ikan cupang (Betta sp.) merupakan jenis ikan air tawar yang berasal dari daerah tropis.

Jenis ikan ini sangat mudah kita temukan di wilayah perairan Asia Tenggara, juga termasuk di Indonesia. Ikan ini di alam bebas hidup secara koloni atau berkelompok. Habitatnya ada di danau, sungai atau di rawa – rawa yang arusnya tenang.

Jenis ikan cupang ada dua macam yaitu cupang hias dan cupang adu. Cupang hias hadir untuk dinikmati keindahan bentuknya, warnanya dan gerakannya. Sementara ikan cupang adu untuk melakukan adu cupang. Hanya saja di beberapa negara, tindakan mengadu cupang termasuk tindakan illegal, hanya saja di Indonesia masih belum ada regulasi untuk itu.

Sejauh ini, lebih dari sebanyak 73 spesies ikan cupang telah diketahui ada di bumi dan masih banyak lagi jenis cupang yang lainnya. Akan tetapi ikan cupang yang populer untuk dipelihara adalah cupang dari jenis Splendens complex atau ikan cupang dari hasil silang anakan spesies splendens tersebut.

Budidaya Ikan Cupang

Pastikan Anda cermat dalam memilih indukan ikan cupang

Sebelum Anda melakukan pengembangbiakan atau pemijahan ikan cupang dalam ternak ikan cupang, lebih dulu Anda harus pastikan bahwa indukan jantan dan betina sudah masuk ke dalam fase matang atau fase sudah siap kawin.

Anda juga perlu mampu membedakan antara ikan cupang jantan dan ikan cupang betina. Anda bisa kenali dari ciri – cirinya dulu. Untuk yang baru pemula, tentu mengenali ciri ikan cupang jantan dan betina sulit namun disini kita akan berikan informasinya untuk Anda.

Untuk ikan cupang jantan, ciri – cirinya adalah bisa kita lihat dari gerakan yang lincah, sirip dan ekor yang lebar mengembang, warnanya yang cerah dan bentuk tubuhnya yang lebih besar. Sementara ciri – ciri ikan cupang betina adalah memiliki gerakan yang lebih lambat, sirip dan ekor yang lebih pendek jika dibandingkan dengan cupang jantan dan warnanya lebih kusam dengan tubuh yang lebih kecil.

memilih indukan ikan cupang

Selain Anda harus mampu membedakan mana indukan jantan dan mana yang betina, Anda juga harus tahu ciri – ciri indukan jantan dan betina yang sudah siap kawin dan yang belum siap kawin. Untuk ciri indukan jantan yang sudah siap kawin diantaranya :

  • Memiliki sirip yang panjang dengan warna terang yang atraktif
  • Bentuk badannya panjang
  • Gerakannya lincah dan sangat agresif
  • Umurnya setidaknya 4 sampai 8 bulan

Sementara untuk ciri – ciri ikan cupang betina yang sudah siap kawin meliputi :

  • Siripnya pendek dengan warna kusam yang tidak menarik
  • Bentuk badannya sudah membulat dengan bentuk perut sedikit membuncit
  • Gerakannya sudah mulai melambat
  • Umurnya setidaknya 3 sampai dengan 4 bulan

Cara pemijahan atau pengembangbiakan ikan cupang

Cara selanjutnya yang harus Anda perhatikan adalah proses pemijahannya. Jadi setelah Anda mendapatkan indukan jantan dan betina yang siap kawin, sediakan wadah berupa baskom plastik atau akuarium kecil dengan ukuran sebesar 20 x 20 x 20 cm.

pemijahan ikan cupang

Kemudian jangan Anda lupa siapkan gelas plastik sebagai tempat ikan cupang betina. Sediakan juga tanaman air seperti kiambang didalamnya. Setiap kali kawin, ikan cupang akan menghasilkan sebanyak 1000 butir telur. Telur tersebut akan menetas dalam waktu 24 jam setelah pembuahan dilakukan.

Namun dari 1000 butir telur, biasanya yang bisa dipanen kurang lebih 30 sampai 50 ikan cupang yang hidup karena tingkat kematian pembenihan ikan cupang cukup tinggi. Indukan jantan dapat dikawinkan sampai dengan 8 kali dengan interval waktu kurang lebih 2 sampai 3 minggu. Sementara indukan betina dianjurkan hanya dikawinkan satu kali saja.

Simak juga artikel kami lainnya :

Rawat telur yang sudah menetas dan rawat burayak

Selama 3 hari ke depan, burayak tidak perlu diberi pakan karena masih memiliki nutrisi yang terbawa ke dalam telur. Ikan cupang jantan juga akan berpuasa selama burayak dijaga. Setelah tiga hari terhitung sejak telur menetas, Anda bisa beri pakan. Pakan yang dapat Anda berikan salah satunya adalah moina atau daphnia.

Dalam pemberian pakan upayakan jangan terlalu banyak dan jangan memberi pakan lebih banyak dari burayak karena pakan tersebut berpotensi membuat air jadi keruh dan kotor. Bahkan burayak akan mati jika pakan yang diberikan lebih banyak dari burayak karena burayak tidak suka dengan tempat yang kotor.

Setelah umur 1,5 bulan, burayak sudah menjadi ikan dan bisa dipilah berdasarkan kelamin. Kemudian pisahkan ke wadah pembesaran untuk dirawat sampai besar. Itulah cara Mengawali Budidaya Ikan Cupang untuk pemula yang bisa dipraktekkan. Selamat mencoba!


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading...