Panduan Bisnis Ternak Untung

Rahasia Materi Pelatihan Budidaya Ternak Lele Bioflok

banner

bosternak – Rahasia Materi Tahapan Pelatihan Budidaya Ternak Lele Bioflok yang Baik dan Benar untuk pemula akan pak bos buka secara terbuka, agar panen melimpah untung besar

Budidaya Ternak Lele Bioflok

Budidaya Ternak Lele Bioflok

Ikan lele merupakan jenis ikan yang paling banyak dikonsumsi oleh masyarakat terutama sering dijadikan menu andalan pada warung-warung makan seperti pecel lele dan olahan lainnya. Permintaan lele di pasar cukup tinggi, hal ini menjadikan ternak lele sebagai salah satu peluang usaha yang menggiurkan. Maka tidak heran saat ini sudah cukup banyak peternak ikan lele. Disamping karena itu juga budidaya atau ternak ikan lele ini tidak memerlukan modal yang besar, perawatan dan pemeliharaannya juga tidak terlalu sulit.

Budidaya ataupun ternak lele semakin berkembang dengan berbagai macam metode salah satunya yaitu ternak lele bioflok. Metode ternak lele bioflok adalah suatu cara untuk melakukan pemeliharaan ikan dengan menumbuhkan mikroorganisme yang berfungsi mengelola limbah dari budidaya lele itu sendiri. Limbah tersebut diolah menjadi gumpalan kecil biasa disebut flok. Flok ini nantinya akan menjadi pakan alami untuk ikan lele tersebut.

Mikrooganisme yang ditumbuhkan dengan cara memberikan probiotik atau kultur bakteri non pathogen kedalam kolam serta dilakukan pemasangan aerator penyuplai oksigen sekaligus untuk mengaduk air dalam kolam. Budidaya ikan lele dengan metode bioflok ini dapat membuahkan hasil yang maksimal, dikarenakan membuat biaya produksi untuk membeli pakan cukup rendah sehingga lebih hemat. Disamping itu dengan menggunakan metode ini waktu panen juga menjadi lebih singkat dibanding dengan penggunaaan kolam biasa.

Tahapan Cara Ternak Lele Bioflok yang Baik dan Benar

Tahapan Cara Ternak Lele Bioflok yang Baik dan Benar

Bagi anda para pemula, berikut akan dijelaskan tahapan dan panduan dasar ternak lele bioflok yang baik dan benar.

Tahap Pembuatan Kolam Lele

Tahapan pertama yang dilakukan adalah menyiapkan pembuatan kolam untuk budidaya ternak lele bioflok. Bahan yang perlu dipersiapkan adalah besi atau kayu untuk rangka, bahan terpal plastik, pipa paralon untuk keluar masuk air juga pipa dan selang untuk mengalirkan udara. Pada bagian bawah kolam siapkan bahan semen,  pasir dan batu bata. Kolam dengan bahan terpal ini dapat menghemat biaya.

Pada bagian penutup atau atapnya dapat digunakan bahan berupa kerangka bambu atau mungkin penutup lainya agar terhindar dari guyuran air hujan dan juga terik panas matahari. Ukuran kolam dapat disesuaikan dengan lahan yang telah dipersiapkan, namun jika memang ingin usaha anda menjadi besar maka buatlah kolam dengan ukuran dan kapasitas produksi yang besar.

Sebagai contoh didalam kolam 1 meter bisa ditebar bibit lele sebanyak 1000 ekor, dibandingkan jika menggunakan kolam biasa hanya dapat menampung 100 bibit ikan lele. Hal ini tentu menjadi kelebihan tersendiri dari metode ternak lele bioflok.

Tahap Pengisian Air dan Pembuatan Lele Bioflok

Tahapan selanjutnya adalah mengisi air kedalam kolam yang telah dibuat untuk pembesaran ikan lele anda. Isikan air hingga mencapai ketinggian 80 – 100 cm, kemudian masukkan probiotik atau bakteri pathogen dengan dosis 5 ml per meter kubik. Jika anda mengisi air terlalu dalam dapat membuat bibit lele menjadi stress ataupun mati karena tidak mampu menahan tekanan air.

Bahan probiotik dapat anda beli pada toko yang menjual bahan perikanan atau pertanian , jenis yang digunakan misalnya seperti POC, BMW atau lainnya. Selanjutnya anda juga harus menambahkan pakan untuk bakteri seperti molase, tetes tebu, gula pasir atau gula aren ke dalam kolam dengan dosis 250 ml per meter kubik.

Molase ini berguna untuk merangsang tumbuh dan berkembangnya bakteri pengurai agar dapat hidup dan berkembang dengan baik. Pengadukan akan di lakukan 24 jam dengan bantuan aerator. Ciri air yang sudah terdapat matang dan terdapat flok protein di dalamnya adalah berwarna kuning hijau kecoklatan. Jika anda ambil dengan menggunakan gelas akan terlihat endapan berwarna hijau samar kuning dan tidak pekat jika dipegang.

Anda juga harus memperhatikan jika air mulai surut, harus segera ditambahkan air karena kemungkinan  kolam mengalami perembesan. Selain itu semakin bertambah besar lele yang dibudidaya maka perlu juga untuk ditambahkan pakan probiotik setidaknya 5 hari sekali untuk menjaga kestabilan bakteri didalam kolam.

Tahap Penebaran Bibit Lele Bioflok dan Cara Perawatannya

Penebaran bibit lele sudah bisa dilakukan jika keadaan PH air dalam kolam sudah dalam keadaan netral. Benih atau bibit ikan lele yang digunakan berasal dari induk unggulan yang sehat dengan ciri bergerak aktif, warna dan ukuran yang seragam, organ tubuh lengkap dan memiliki ukuran sekitar 4 – 7 cm. Anda dapat melakukan penebaran bibit pada malam hari atau pagi hari saat air kolam terasa sejuk.

Perawatan bibit lele bioflok dapat dilakukan setiap 10 hari sekali dengan memperhatikan pengelolaan makanan atau pakan lele bioflok, dengan ketentuan sebagai berikut :

Menambahkan probiotik sebanyak 5 ml per meter kubik, ragi tempe sebanyak 1 sendok makan, ragi tape 2 butir per meter kubik.

Tambahkan juga dolomit sebanyak 200 – 300 gr per meter kubik pada malam hari.

Pemberian Pakan Ternak Lele Bioflok

Pemberian pakan bertujuan untuk pembesaran pada lele bioflok anda, perlu pula diperhatikan waktu pemberian pakan. Gunakanlah pakan dengan kualitas yang terbaik dan disesuaikan dengan ukuran lebar mulut ikan. Jenis pakan yang diberikan bisa berupa pelet yang sudah dibasahi dan didiamkan selama 5 – 10 menit agar mengembang terlebih dahulu lalu ditaburkan dari 3 sudut kolam bioflok. Pakan dapat diberikan 2 kali sehari yaitu pada pagi hari dan sore hari, dengan dosis sekitar 80% dari maksimal pemberian pakan.

Untuk menghemat biaya, anda juga bisa membuat pakan alternatif untuk diumpankan pada siang atau sore hari sehingga pemberian pelet hanya 40% dan sisanya adalah pakan alternatif. Perlu diingat untuk jangan memberikan pakan terlalu banyak yakni sekitar 2,5% dari total berat badan ikan.

Pemberian pakan juga dapat dibagi menjadi 3 waktu yaitu pada pagi, siang dan sore hari. Hal yang penting adalah anda harus membuat jadwal rutin waktu pemberian makan lele. Anda dapat mengambil sampel beberapa ternak lele untuk menentukan jumlah pakan ideal yang di berikan.

Panen Lele Biofolk

Panen Lele Biofok dilakukan dalam jangka waktu 45 hari sampai 60 hari. saat panen dilakukan sortir ukuran pada lele, gunanya untuk memberi grade berdasarkan jumlah lele dalam 1 kgnya. Selain itu juga berguna untuk menambah nilai jual saat panen

Simak Pembahasan kami lainnya :

Tips Memulai Usaha Ternak Lele Bioflok

Tips Memulai Usaha Ternak Lele Bioflok

Tips yang penting juga adalah usakan untuk mempertahankan suhu kolam pada angka 280 derajat Celcius. Karena suhu ini berpengaruh pada flok di kolam apalagi saat musim pancaroba, rutin mengecek kondisi kolam harus cepat mengambil tindakan apabila terjadi sesuatu seperti berkurangnya nafsu makan pada ikan ataupun keadaan kolam yang terlalu pekat. Jika sudah diterapkan dan berjalan lancar, kemungkinan dalam kurun waktu 2 bulan ikan lele anda sudah dapat di panen.

Demikian Rahasia Materi Pelatihan Budidaya Ternak Lele Bioflok yang harus anda ketahui sebelum memulai usaha budidaya lele. Sebagai pemula, anda dapat mencoba membuat budidaya dengan jumlah kolam yang tidak terlalu banyak, namun seiring dengan kemajuan usaha ternak lele bioflok, anda dapat memperbanyak jumlah kolam yang anda punya sehingga hasil keuntungan yang didapatkan semakin besar pula. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan menambah referensi anda, selamat mencoba.

Incoming search terms:

  • rahasia bioflok
  • pelatihan ternak lele bioflok

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading...