Panduan Bisnis Ternak Untung

Panduan Anti Gagal Budidaya Udang Windu Secara Intensif

banner

bosternak.com – Panduan anti gagal Budidaya udang windu/Vaname secara intensif merupakan prospek bisnis yang menarik. Harga stabil, minim pesaing bisnis ,  Bisa dilakukan di air payau dan air tawar. kandungan gizi udang windu pun baik bagi tubuh. ada beberapa hal yang harus di perhatikan dalam memulai budidaya udang windu, yaitu :

Budidaya udang windu

Budidaya udang windu

Udang harimau raksasa, udang pemimpin, udang harimau hitam merupakan nama-nama yang disematkan pada hewan bercangkang keras namun mudah di kupas ini. Hewan ini merupakan salah satu hewan paling dikonsumsi oleh konsumen Restoran maupun hotel di seluruh dunia. Paling sering dijadikan bahan utama resep masakan para Chef karena memiliki rasa alami gurih dan manis saat disantap

untuk menjaga populasi dan keseragaman dalam hasil panennya, maka diciptakanlah Budidaya Udang Windu. dalam pembahasan ini Pak Bos secara terbuka memberikan masukan agar para pembaca tidak tersesat dan mengalami kerugian. Tahapannya adalah sebagai berikut

Penyiapan kolam budidaya

kolam budidaya udang windu

Penyiapan tempat adalah hal paling utama, karena di kolam inilah kita akan melakukan Budidaya udang windu. Kolam budidaya bisa berupa kolam alami dari tanah, dari terpal, ataupun beton. Namun sesuai pembahan kita kali ini, kita akan membahas budidaya udang windu secara Konvensional atau menggunakan kolam tanah. Tempat Budidaya berperan penting dalam pembesaran. Penyiapan tempat meliputi bebrapa hal antara lain :
 

Pengangkatan lumpur

Pengangkatan lumpur berarti membersihkan sisa-sisa kotoran yang berupa lumpur organik dari sisa pembudidayaan sebelumnya diantaranya yaitu sisa kotoran udang, sisa pakan yang tidak terserap, dan juga sisa bangkai udang yang mati. Kotoran yang tidak terangkat akan bersifat racun dan akan membahayakan dalam perkembangan budidaya udang windu. Anda bisa menggunakan berbagai alat untuk pengangkatan kotoran pada lumpur, yang paling sederhana menggunakan cangkul. JIka menggunakan alat yang modern bisa menggunakan pompa air sebagai alat penyedot
 

Pembalikan Tanah. 

Untuk membebaskan kandungan gas beracun (Amoniak dan H2S) dari partikel tanah, diperlukan pembalikan tanah. seperti pada tanah persawahan, anda bisa melakukan pembajakan tanah dengan traktor/ tenaga hewan pembajak dan juga bisa juga dengan cara dicangkul. Pembalikan tanah juga berfungsi menggemburkan tanah dan juga pemerataan terkena sinar matahari yang menyehatkan tanah

Pengapuran. 

Gunakan kapur Zeolit dan Dolomit dosis 1 ton/ha untuk melakukan pengapuran. Bertujuan untuk menetralkan keasaman pada tanah serta dapat membunuh bibit penyakit. Biarkanlah Matahari melakukan pekerjaan untuk menyerap kandungan air sampai tanah nampak kering pecah-pecah.

Penyemprotan bakteri baik

Lakukan penyemprotan dengan probiotik cair untuk pertanian, bertujuan untuk menyebarkan bakteri baik yang membantu tanah yang akan digunakan menjadi lebih gembur dan membantu memberikan nutrisi baik untuk calun bibitan udang windu

Pemasukan Air

Setelah masa pembiaran kurang lebih selama seminggu, secara perlahan air mulai dialirkan ke dalam Kolam. cukup masukkan air setinggi 10 – 25 cm ( diatas mata kaki) yang berfungsi menumbuhkan plankton plankton yang kedepannya merupakan bahan pakan alami benur udang windu. 
Setelah 3 hari kini saatnya air ditambahkan sampai setinggi perut orang dewasa / kurleb 1 meter. Tambahkan sebaran Dolomit dan kapur untuk menetralisir lagi air dalam kolam  

 

Penebaran Bibit Udang Windu

Setelah 7 hari kolam terisi air, kini saatnya menyebarkan benur. Anda bisa menandai dengan keruhnya air kolam. Penyebaran benih benur dengan cara memasukkan tong/plastik bibit ke dalam kolam, secara perlahan orang yang menyebarkan benur memiringkan tong, secara perlahan mulai menyebar bibit secara merata dalam kolam. Hati – hati dalam penyebaran bibit, karena saat ini bibit sedang beradaptasi dengan lingkungan baru dan mudah stress.

Tahap penebaran benur adalah :

  • Adaptasi suhu. Rendam dahulu tong/plastik wadah dalam kolam selama kurang lebih 30 menit. Bertujuan untuk penyesuaian suhu kolam air dengan air dalam plastik
  • Adaptasi udara. Buka ikatan plastik, lipat ujungnya. Diamkan lagi selama 30 menit. Biarkan udara sekitar kolam masuk ke dalam plastik dan benur menyesuaikan diri dengan udara sekitar
  • Adaptasi kadar garam/salinitas. Secara perlahan, percikkan sedikit demi sedikit air kolam ke dalam plastik, bertujuan untuk menyamakan bercampuran air yang berbeda salinitasnya. Secara perlahan benur akan menyesuaikan diri dengan air tambak
  • Pengeluaran benih. Setelah dirasa cukup. Perlahan lahan angkat ujung plastik bagian belakang, meringkan kebawah, biarkan benur udang windu mengalir ke dalam tambak.
  • Kurangi pergerakan tubuh dalam air. untuk menjaga agar benur tidak stres, kurangi gerkan memukul air, secara perlahan segeralah naik ke atas kolam

Pemeliharaan.

  • Selama penyebaran bibit, bisa dilakukan penyekatan pada kolan pemeliharaan. berfungsi sebagai pengontrolan perkembangan bibit. Sekat dapat diperluas sesuai kebutuhan serta perkembangan bibit, setelah adaptasi dirasa cukup, dalam waktu kurang lebih 7 hari sekat bisa di angkat
  • Jaga volume air kolam. Kualitas air harus selalu stabil pada bulan pertama perawatan. Penambahan volume dan pengurangan air wajib dilakukan dengan hati-hati karena udang masih dalam tahap adaptasi. Kondisi udang masih rentan dengan perubahan kondisi air yang drastis. Setiap penambahan air tambahkan probiotik untuk menetralkan bahan beracun yang ada dalam kolam
  • Sampling recording. Pada usia 30 hari lakukan sampling penimbangan, bukukan dalam pencatatan. Berat normal udang saat usia ini adalah 250 ekor/kg. Jika lebih dari hal tersebut maka sedang ada masalah dalam perawatan anda. Evaluasi, dan perbaiki

Pakan Udang windu

Pakan Udang windu

Secara alami udang windu akan mencari makanan sesuai habitat aslinya yaitu memakan plankton, siput kecil, cebong, cacing, serangga kecil dan juga fosil yang membusuk.

Namun, karena kita akan melakukan Pembesaran Udang windu maka diperlukan Nutrisi tambahan untuk mencukupi kebutuhan nutrisi demi mempercepat penggemukan dan masa panen. Sampai saat ini pakan paling efektif untuk Budidaya udang windu adalah pelet buatan pabrik yang telah melalui uji klinis serta uji kelayakan pakan berupa pelet. Untuk memudahkan perkembangan dan pengontrolan pertumbuhan, pelet udang windu di labeli berdasarkan Nomor yaitu :

a. Label 01 untuk Umur 1-10 hari 
b. Campuran 50: 50 label 01 dengan Label 02 untuk 11-15 hari 
c. Label 02 untuk Umur 16-30 hari 

d. Campuran 50: 50 label 02 dengan Label 03 untuk Umur 30-35 

e. Label 03 Umur 36-50 hari

f. Campuran 50: 50 label 03 dengan Label 04 untuk  Umur 51-55 campuran 03 dengan 04atau 04S (jika memakai 04S, diberikan hingga umur 70 hari).

g. Label 04 Umur 55 hingga panen , jika pada usia 85 hari size rata-rata masih mencapai 50, maka gunakan tambahan pakan 05 hingga panen. 

Perbandingan pakan dibanding populasi adalah 1 kg pakan untuk 80.000 ekor Benur udang windu, Selanjutnya secara bertahap tiap seminggu sekali dilakukan penambahan jumlah pakan sebanyak 1 kg sampai usia 30 hari

Panen udang windu.

Jika sesuai target, Panen udang windu dilakukan saat usia kurang lebih 4 bulan / 120 hari, bisa ditandai dengan pengambilan sampel size rata-rata 20 – 40 ekor/kg. Namun jika terjadi Force Majuer(keadaan tidak terduga) yang pada umumnya adalah serangan penyakit/ hama yang berdampak luas maka pane awal wajib dilakukan untuk menyelamatkan keseluruhan populasi dalam kolam
 
Cara Panen Udang Windu yaitu dengan cara menggiring dengan Jala. 5 – 7 orang akan terjun ke dalam kolam disertai jala, menggiring udang dari satu sisi ke sisi lainnya. Waktu terbaik untuk melakukan panen adalah selepas pukul 19.00. Kondisi suhu air kolam sudah berangsur angsur turun, Panen saat siang hari akan menyebabkan udang windu menjadi cepat stres dan mati, jakalau ada yang mati juga tidak berubah menjadi warna merah yang berarti semakin dekat dengan pembusukan 
 

Simak pembahasan lain dari pak bos :

Harga Udang Windu di Konsumen

Harga jual adalah sisi menarik dalam setiap produksi. Karena Harga adalah penentu dari keuntungan atau kerugian setiap peternak. Harga Udang Windu di Konsumen bisa dibilang cukup mahal namun perlu juga anda fahami tentang kemampuan serapan pasar, oleh karena itu untuk memper mudah jalur distribusi, segmen penjualan para peternak adalah pengepul atau bandar besar. Sebagai gambaran akan saya tampilakan Harga jual konsumen sebagai berikut

Harga Udang Windu per Kg

Pada situasi kondisi saat ini Budidaya udang windu konvensional adalah yang paling banyak digunakan di Indonesia, Garis pantai terpanjang di dunia menjadikan Indonesia masih sangat berpotensi untuk mengembangkan hal tersebut  

Incoming search terms:

  • budidaya udang mengunakan kolam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading...