Panduan Bisnis Ternak Untung

Mengawinkan Ikan Cupang Biar Berhasil

banner

bosternak.com – Dalam ternak ikan cupang, salah satu aspek yang penting untuk diperhatikan setelah Anda temukan indukan ikan cupang adalah mengawinkannya. Dengan mengawinkan ikan cupang jantan dan betina, Anda akan dapatkan anakan ikan cupang yang bisa dirawat dan dipelihara menjadi besar untuk dijual.

Cara mengawinkan ternak ikan cupang ini sebenarnya mudah. Akan tetapi perlu perawatan dan ketelatenan agar anak ikan cupang bertahan hidup dan tidak stress karena tentu kalau anakan ikan cupang stress pastinya ikan akan mati dan tidak bisa dipanen.

Lantas seperti apa cara mengawinkan ikan cupang yang tepat? Anda bisa simak informasi selengkapnya dalam ulasan di bawah ini!

Mengawinkan Ikan Cupang Biar Berhasil

Mengawinkan Ikan Cupang

Perhatikan tempat pemijahan ikan cupang

Tempat pemijahan dalam ternak ikan cupang menjadi salah satu faktor yang penting untuk mengawinkan ikan cupang karena dengan pemijahan, ikan cupang sudah ada pendekatan. Sama halnya dengan manusia, ketika tidak ada pendekatan ikan cupang pun enggan untuk kawin.

Malah yang lebih parah jika pemijahan tidak dilakukan dan pendekatan antara ikan cupang jantan dan betina tidak dilakukan, ikan cupang akan saling serang. Jadi, faktor ini sangat penting dalam proses kawinnya ikan cupang. Cukup mudah melakukan pemijahan dan pemijahan adalah suatu kewajiban agar kegagalan kawin diantara ikan cupang jantan dan betina tidak terjadi.

Pilih indukan ikan cupang yang sudah siap kawin

Indukan ikan cupang

Dalam proses pemilihan indukan ikan cupang, Anda harus cari indukan ikan cupang yang sehat dan jauh dari kata cacat. Setelahnya, pilih indukan ikan cupang yang sudah dewasa minimal yang umurnya 4 sampai dengan 5 bulan agar ikan benar – benar siap dalam proses kawinnya.

Pilih tempat pemijahan ikan cupang dengan baik

Dalam proses pemilihan ikan cupang di kolam pemijahan sebenarnya sangat mudah. Akan tetapi agar ikan cupang tidak stress dalam pemijahan, pilih tempat yang pas untuk pemijahannya. Hal ini penting karena proses pemijahan ikan cupang berarti ikan cupang akan melakukan pendekatan, maka baiknya tempat yang tidak terlalu besar perlu Anda pilih.

Tempat – tempat yang cocok untuk melakukan pemijahan ikan cupang seperti : 

  • Soliter ukuran 15 x 15 cm
  • Baskom
  • Ember cat yang sudah dibersihkan dan tidak ada unsur catnya karena cat bisa membuat ikan mengalami keracunan
  • Strerofoam ukuran kecil

Jika Anda butuh tempat pemijahan yang murah, maka sterofoam lebih dianjurkan. Selain itu sterofoam juga simple. Dalam proses pemijahan ikan, pastikan air tidak terlalu dalam dan beri sedikit tumbuhan air dan sari ketepeng supaya ikan cupang terhindar dari jamur.

Kawinkan ikan cupang setelah melalui proses pemijahan

proses pemijahan ikan cupang

Pada proses ini, kita hanya butuh waktu kurang lebih 1 hari. Kemudian jika indukan ingin dipindahkan ke tempat lain boleh saja namun perhatikan ikannya. Jika ikan sudah saling kenal satu sama lain, proses kawin akan terjadi.

Cirinya bisa kita lihat. Jika ikan cupang jantan sudah membuat gelembung kecil yang banyak itu artinya ikan cupang jantan sudah siap kawin. Proses perkawinan antara cupang jantan dan betina sekitar 1 sampai dengan 2 hari dimana terkadang bisa sampai 3 hari. Semua juga tergantung kondisi ikannya, jadi proses ini tidak bisa dipaksakan, harus berjalan natural.

Pastikan pemisahan indukan betina

Dalam proses ini kita harus benar – benar teliti. Apakah ikan cupang betina sudah bertelur atau belum, semuanya harus kita lihat dari isi gelembung jantan, jika gelembung sudah terisi dengan bintik putih, artinya gelembung sudah terisi dengan telur dari si betina.

Jika memang ikan sudah bertelur, Anda bisa segera pindahkan indukan betina untuk menyelamatkan si telur ikan cupang. Indukan betina yang sudah bertelur harus dipisah agar telurnya sendiri tidak dimakan oleh indukan.

Cukup indukan jantan saja yang menjaga telurnya sampai menetas. Akan tetapi jika indukan jantan juga memakan telur yang dierami, segera pisahkan indukan jantan dari telurnya agar telur – telur tidak habis.

 

Lakukan metode pemisahan indukan jantan

Kurang lebih dalam tempo 1 sampai dengan 2 hari, telur ikan cupang akan menetas. Akan tetapi Anda harus tahu bahwa burayak atau anakan ikan cupang sangat mudah mati. Jadi dalam penjagaan burayak atau anakan harus sangat baik.

Burayak tidak perlu diberi makan dalam tempo 3 sampai 4 hari karena burayak sudah punya cadangan makanan sendiri di tubuhnya. Baru setelah umur 4 sampai 6 hari, burayak bisa diberi makan. Anda bisa beri makan kutu air, atau aneka makanan micro lain untuk burayak.

Kemudian jika burayak sudah bisa berenang, Anda bisa pisahkan burayak dari indukannya. Hal ini penting agar burayak tidak dimakan oleh indukan jantan yang mengeraminya sebelumnya.

Itulah cara mengawinkan ikan dalam ternak ikan cupang agar hasil anakannya maksimal. Selamat mencoba dan salam sukses budidaya ikan cupang.

 

Incoming search terms:

  • Cara kawinin ikan cupang kampung
  • mengawinkan cupang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading...