Panduan Bisnis Ternak Untung

Mudah Kok ! Pemijahan alami budidaya Ikan Gabus

banner

bosternak.com – Pemijahan secara alami dalam budidaya Ikan gabus adalah faktor penting dalam keberlangsungan ternak ini secara berkelanjutan. Fahami dulu ilmunya agar ternak anda sukses.

Pemijahan Ikan Gabus

Pemijahan Ikan Gabus

Pemijahan adalah sebuah awal dari keberlangsungan proses reproduksi ikan . Pemijahan alami budidaya Ikan Gabus berdasarkan pengamatan reproduksi ikan gabus dalam ekosistem aslinya di alam liar yang dapat terjadi dalam dua sampai tiga kali dalam satu kurun waktu pemijahan. Pada ekosistem aslinya, pemijahan sangat berkaitan erat dalam perilaku migrasi, seleksi habitat, membuat sarang, masa kawin, serta pemilihan pasangan.

ketahui dahulu bentuk fisik ikan gabus

CAra membedakan ikan gabus jantan dan betina

Oke, sebelum melakukan proses pemijahan sebaiknya kita mensortir pejantan serta indukan terbaik.
Indukan terbaik akan menghasilkan jumlah telur yang banyak dan kemungkinan telur dapat menetas memiliki prosentase yang tinggi

Berikut adalah ciri-ciri pejantan dan indukan ikan gabus yang layak untuk di kawinkan

Pemijahan alami budidaya Ikan Gabus

Pemijahan alami budidaya Ikan Gabus
Secara alami, induk dewasa usia 9 bulan akan membuat sarang di penggiran air dangkal untuk kawin dan bertelur, biasanya terjadi pada musim hujan.
Dalam hal ini sebagai peternak Ikan Gabus kita bisa menyipkan sarana tempat pemijahan yaitu pembuatan kolam beton, terpal, atau bisa juga fiber dengan ukuran 8m x 4m x 2 m dengan dilengkapi pintu drainase masuk dan keluarnya air bertujuan untuk memudahkan penggantian air tiap harinya agar proses pemijahan dimudahkan.
Isi air kolam kurang lebih 50 cm ketinggiannya. Atasnya air beri perlindungan alami dari daun daunan. Bisa dengan rumput azola, daun pepaya, ataupun enceng gondok. Hal ini bertujuan agar ikan gabus yang eksistensinya ada di dasar kolam merasa nyaman dan lebih berkonsentrasi untuk melakukan perkawinan

Pemijahan Ikan Gabus

Masukkan 1 pejantan ikan gabus berbanding 4-8 ekor calon indukan. Pemberian pakan konsentrat dilakukan secara rutin pada pagi dan sore hari, biarkan memijah secara alami
Pemberian pakan rutin serta proses penggantian air tiap hari akan mempercepat proses perkawinan ikan gabus, ditandai dengan pejantan yang selalu memutari betina, untuk selanjutnya tubuhnya akan melilit pada tubuh betina, ini disebut dengan ovulasi atau proses pembuahan.
Induk betina akan menyemprotkan telur dan akan dibuahi oleh sperma pejantan. Telur ini akan mencari media untuk berlindung dengan cara mengapung ke atas permukaan air dan akan menempel pada dedaunan yang telah diatas kolam. Sementara indukan akan mengitari di sekitar dedaunan untuk menjaga telurnya
Dalam interval waktu tidak menentu, indukan akan berungkali melakukan proses pengeluaran telur dari tubuhnya untuk dibuahi oleh pejantan. Itulah sebabnya di awal kami telah menjelaskan jika proses pemijahan ini akan berlangsung dalam bebrapa kali perkawinan.
Dalam proses pemijahan ini, indukan akan memproduksi telur sebanyak 10.000 – 12.000 butir telur dengan diameter yang sangat mini sekali
Telur yang telah berhasil dibuahi oleh sperma jantan adalah yang berwarna bening, sementara telur yang ga jadi atau gagal di buahi akan berwarna putih. calon larva ikan gabus bisa diangkat dengan seser halus untuk selanjutnya di tetaskan di kolam kontrol yang lain.
Simak juga :
Oke sobat, semoga pembahasan pak bos kali ini tentang Pemijahan alami budidaya Ikan Gabus bisa sedikit membantu anda. sampai jumpa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading...