Panduan Bisnis Ternak Untung

Terjawab Sudah ! Panduan Ternak Cucak Ijo Sistem Koloni

banner

Bagi Anda yang suka dengan burung – burung bersuara unik tentu ternak cucak ijo menjadi pilihan ternak terbaik bagi Anda. Permintaan burung cucak ijo yang terhitung sebagai salah satu varian burung yang sulit ditemukan menjadikan harga burung ini cenderung mahal.

Belum lagi cara ternak cucak ijo tidaklah mudah. Perawatannya butuh kesabaran dan budget yang tidak murah. Jadi dalam ternak cucak ijo termasuk yang dilakukan dengan sistem koloni, ketepatan, kecermatan, dan kehati – hatian sangat penting dan sangat diperlukan.

Berikut ini bosternak bantu berikan untuk Anda mengenai panduan ternak cucak ijo sistem koloni yang Anda harus tahu dan pahami. Simak informasinya di bawah ini dan terapkan untuk dapatkan hasil ternak terbaik!

Panduan Ternak Cucak Ijo Sistem Koloni

cucak ijo koloni

Mempersiapkan kandang ternak, induk dan perkawinan cucak ijo

Bagi Anda yang menjalankan usaha ternak cucak ijo, Anda harus melakukan persiapan kandang ternak sebagai tempat berjodohnya dua indukan yaitu indukan betina dan indukan jantan. Untuk indukan jantan, Anda bisa memilih yang sekiranya dapat benar – benar menghasilkan anakan yang sehat dengan potensi yang sangat baik untuk berkembang.

Jadi dalam pemilihan indukan, Anda harus tahu bedanya antara ciri yang baik dan yang tidak cocok dipilih. Para ahli biasanya mengatakan ciri – ciri indukan yang baik. Untuk indukan jantan yang baik beberapa cirinya yaitu semangat, gacor, postur tubuhnya baik dan usianya berada diatas 2 tahun.

Sementara untuk indukan betina yang baik harus usianya diatas 1 tahun dan memiliki postur tubuh yang normal. Jika indukan yang kualitasnya tinggi sudah dipersiapkan baik untuk indukan jantan dan betina, kemudian proses perkawinan atau penjodohan bisa dilakukan segera.

Proses penjodohan cucak ijo

Ada baiknya agar proses penjodohan dilakukan dengan cara menempelkan sangkar betina dengan sangkar jantan secara berdampingan. Jadi, si jantan akan mencoba merayu si burung dengan kicauan dan jika si betina mau berjodoh, indukan betina akan mengeluarkan siulan kawin yang sangat khas.

Ketika hal yang semacam ini terjadi, penjodohan bisa dilakukan dan indukan jantan serta betina sudah bisa dikawinkan. Mengenai berapa lamanya penjodohan, tentu semua itu tergantung kecepatan birahi antara si jantan dan betina. Selain itu dalam proses penjodohan, usia burung juga sangat menentukan dan sangat berpengaruh.

Jika sudah terlihat yakin antara si burung indukan jantan dan betina berjodoh, maka Anda tinggal menarik pembatas sangkar yang berada di tengah dan keduanya bisa dipertemukan untuk dikawinkan.

Mengatur pakan untuk cucak ijo

Pemberian pakan atau makanan yang tidak seimbang dapat menjadikan burung rusak bahkan bisa berlaku aneh. Jadi hal pertama yang harus diketahui adalah tentang seperti apa cara yang bisa dilakukan untuk menjaga tubuh si burung agar tidak gemuk dan tetap ideal karena burung yang gemuk reproduksinya akan terhambat dan tidak baik untuk menghasilkan keturunan.

Anda juga perlu memberikan multivitamin sebagai salah satu andalan dalam menyeimbangkan nutrisi dan juga tingkat kekenyangan si cucak ijo. Namun satu hal yang Anda perlu perhatikan bahwa vitamin utama yang terdapat didalam pakan vitamin yang Anda berikan harus Anda benar – benar pastikan.

Anda harus berikan pakan cucak ijo yang memang mengandung kandungan vitamin A, B1, D3, B3, B2 dan vitamin E yang merupakan jenis vitamin yang dibutuhkan bagi hewan yang diternak. Anda bisa memberikan birdVit yang menyediakan I-Lisin, zat esensial berkhasiat, berbagai vitamin yang dibutuhkan dan D-L Methionine bagi si hewan ternak.

Selain makanan, pencukupan nutrisi yang baik juga sangat dibutuhkan. Anda perlu memberikan vitamin yang mengandung mineral, Ca dan vitamin K yang sebenarnya merupakan kandungan zat yang sangat berkhasiat bagi kesehatan burung.

Perhatikan cara pemindahan anakan

Setelah burung bertelur dan kemudian mengerami telurnya, maka anak – anak burung cucak ijo yang diternak akan ditetaskan. Anda bisa sesegera mungkin memindahkan anakan tersebut ke dalam sangkar gantung jika anakan tersebut usianya sudah bisa meloncat atau melakukan pergerakan secara aktif.

Baiknya Anda beri alas untuk sangkar gantung anakan dengan memanfaatkan media alas yang lunak atau yang sama dengan jenis alas sangkar gantung seperti pada jenis burung yang lain. Anda juga perlu buat sebuah tangkringan yang konsepnya dibuat bertingkat agar anakan cucak ijo bisa mendaki untuk melatih loncatan pada anakan tersebut.

Lakukan marketing penjualan hasil anakan dan optimalkan proses pemasarannya

Setelah anakan dihasilkan, ada beberapa cara yang bisa dilakukan peternak dalam memasarkan anakan cucak ijo. Beberapa diantaranya pemasaran yang bisa dilakukan sebagai berikut :

  • Melalui sosial media baik itu facebook, twitter dan instagram

  • Menjual anakan cucak ijo ke pasar burung

  • Menjual melalui toko online

  • Menjual dari mulut ke mulut

Itulah panduan ternak cucak ijo sistem koloni yang bisa dilakukan peternak. Yang paling penting adalah cara perawatan cucak ijo akan sangat menentukan kualitas dari hasil anakan yang dihasilkan.

Simaj Juga pembahasan Lainnya :

Incoming search terms:

  • ternak cucak ijo sistem koloni

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading...