Ternak Untung

Perawatan Masa Bertelur Setelah Kawin Lovebird

banner

Bosternak.com – Setelah Burung berjodoh berikutnya adalah Perawatan Masa ciri-ciri Bertelur Setelah Kawin Lovebird, membuat sarang, dan bertelur lagi setelah menetas. Pembahasan lengkap ini akan pak Bos usahakan tulis dengan santai.

Masa Bertelur Setelah Kawin Lovebird

Masa perjodohan dan perkawinan sudah di lalui, kini sampai pada fase bertelur pertama kali. Bisa dibilang ini adalah masa kritis. Breeder harus benar-benar menjaga suasana di sekitar kandang agar pasangan merasa senyaman mungkin. Pasangan yang baru pertama kali melngalami hal ini tentu saja akan mudah gelisah dan stress dengan suasana jika suasana sekitar tidak menunjang untuk bertelur. Pasangan yang sudah bertelur biasanya mudah enjoy dengan suasana sekitar kandang. 

Pengamatan ekstra memang di perlukan karena sifat dan karakter setiap pasangan berbeda-beda dengan tujuan Breeder dapat mengerti benar sifat dan tingkah laku setiap pasangan agar bisa menegerti apa kemauan pasangan perjodohan tersebut. ha……. cukup manja memang ya.

Perawatan Masa Bertelur Setelah Kawin Lovebird

Bertelur Setelah Kawin Lovebird

A. Suasana Bertelur

Betina yang baru pertama kali bertelur sangat sensisitif terhadap gangguan di sekitar, mereka akan sangat protektif untuk melindungi sarangnya. Pejantan akan selalu berdiri di dekat sang betina dan akan selalu berteriak kencang sebagai peringatan jika ada sesuatu yang dirasa dapat mengancam atau mendekat ke kandangnya.

Untuk peternak, PERHATIKAN!!! 

Jangan sering membuka kotak sarang hanya sekedar untuk mengintip apakah telur sudah ada. Hal ini akan membuat Betina jadi stress dan ketakutan, tentu saja proses bertelur akan terganggu. Telur yang terbentuk dan siap untuk dikeluarkan dari tubuh akan menghilang, dan kejadian serupa akan terjadi lagi berulang-ulang.

Jika burung stress terus-menerus dalam jangka waktu yang lama, pasangan tersebut akan menjadi pasangan afkir atau tidak produktif. Cirinya adalah telur yang keluar hanya 1 butir, si betina menutupnya dengan sarang jeramai dan tidak mau mengeraminya. Selanjutnya pasti akan sulit untuk bertelur lagi. 

B. Masalah saat bertelur

Setiap beternak tentu saja akan menemukan masalah, masalah yang paling sering dalam penangkaran Lovebird utamanya yang sering di Indonesia yaitu Albino dan Lutino adalah French Molt (Bulu rontok) dan Egg bidding. Problem ini sangat berpotensi serius dalam proses perkembangbiakan dan harus segera ditangani dengan dengan tepat

1. French Molt (Bulu rontok)

Bulu rontok sering terjadi pada betina yang sedang bertelur dan mengerami telurnya. Hal ini ditandai dengan rontoknya bulu di sekitar dada dan perut, untuk lebih parah akan terjadi kebotakan pada sekitar dada dan perut. Hal ini bisa terjadi dari faktor dalam dan luar tubuh.

  • Gizi Buruk, asupan makanan yang berkualitas jelek akan mengakibatkan gizi buruk pada burung. pertumbuhan jaringan kulit terhambat, dan berakibat pada pertumbuhan bulu yang rusak. Burung yang sedang bertelur dan mengerami akan membutuhkan banyak energi serta asupan gizi yang lebih dari cukup. JIka kebutuhan hal ini tidak terpenuhi maka akan terjadi ketidaksimbangan dalam metabolisme tubuh
  • Pengaruh Genetik. Tidak banyak namun tetap ada kejadiankerusakan genetika pada jaringan kulit dan bulu yang menjadi penyebab utama bulu selalu rontok terus menerus. Jika ini terjadi maka setelah burung bertelur dan meloloh anakan, Induknya di afkirkan. Karena tidak akan bisa diobati

Kebersihan kotak sarang memang faktor paling pentig dalam hal ini, usahakan dilakukan pembersihan dengan densifektan setelah burung selesai bertelur dan mengerami

2. Egg Binding ( telur tersumbat)

Telur tersumbat adalah telur tidak dapat keluar dari dubur betina. Dubur lovebird betina akan membengkak dan telur tersumbat didalamnya. Ini adalah salah satu dari banyaknya kematian pada betina. Telur tersumbat, lengket di lubang dubur burung.

Apa penyebab Egg Binding ?

penyebab utama hal ini lagi-lagi adalah asupan makanan. Kurangnya zat kalsium sangat berpengaruh pada burung, Lovebird obesitas juga akan kesulitan mengeluarkan telurnya. Selain itu juga bisa jadi karena infeksi saluran dan belum matangnya burung untuk kawin.

Mengatasi Lovebird Afkir Macet Produksi

Perawatan Masa Bertelur Setelah Kawin Lovebird bisa juga menyebabkan masalah baru yaitu burung jadi afkir macet produksi, berikut kami mencoba memberi sedikit solusinya :

  • Keluarkan Pasangan dari kandang Baterai
  • Masukkan ke dalam kandang Koloni
  • Pastikan asupan Gizi terpenuhi dengan baik
  • Amati perkembangannya, sampai dirasa sudah siap untuk berproduksi lagi
  • Istirahatkan sekitar 2-3 bulan.
  • Setelah masa tersebut, coba lakukan perjodohan kembali dalam kandang baterai

Cara terbaik memastikan Burung akan bertelur. Amati duburnya, jika membengkak dan kotoran agak lembek berair, berarti sedang terjadi pembentukan telur pada ovarium betina. JIka si betina sering berdiam diri dalam kotak sarang, dan hanya sesekali saja keluar sarang makan dan buang kotoran, kemungkinan besar burung sedang mengerami. Lakukan pengamatan dalam 3 minggu ke depan

Pemberian gizi yang baik, biasanya Lovebird akan bertelur berkisar antara 4 – 6 butir, jika kurang gizi bisa berkurang sampai 2-3 telur saja. Tapi dari jumlah tersebut biasanya ada yang tidak menetas atau kalah dalam pemberian makan oleh indukannya. Anda akan dibilang sukses dalam mengatasi Lovebird Afkir Macet Produksi saat melihat piyik yang sedang bergerak mencari induknya yang sedang mencari makan untuk anaknya, 5 minggu berikutnya anakan akan keluar dari sarang dan akan disapih oleh indukannya.

Semoga sedikit pembahasan Perawatan Masa Bertelur Setelah Kawin Lovebird ini bisa membantu anda. KLIK DISINI 

SImak juga pembahasan kami lainya :


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading...