Panduan Bisnis Ternak Untung

Ternak Ayam Ras : Analisa Bisnis dan Potensi Keuntungannya

banner

Bosternak.com – Permintaan ayam ras masih sangat besar. Karena itu menjalankan usaha atau bisnis ternak ayam ras sangat menguntungkan. Anda tidak akan kesulitan lagi mencari target pasar karena pangsa pasar perusahaan, restoran, hotel, café, pemasok, pasar, supermarket dan perorangan potensinya sangat besar.

Keuntungan yang bisa didapatkan juga cukup besar. Terlebih ada banyak keunggulan yang bisa didapatkan dengan ternak ayam ras. Bagi Anda yang tertarik beternak ayam ras, namun Anda masih bingung memulainya dan masih ingin tahu analisa keuntungannya, Anda bisa simak ulasan selengkapnya di bawah ini!

Analisa Bisnis Ternak Ayam Ras

Analisa Bisnis Ternak Ayam Ras

Dalam menganalisa bisnis ternak ayam ras, kali ini kita akan coba analisa ternak untuk 5000 ekor ayam ras. Lantas berapa modal untuk ternak ayam ras sejumlah 5000 ekor?

Pertama – tama kita akan bicara soal lahan dulu. Jadi lahan yang Anda butuhkan untuk membesarkan sebanyak 5000 ekor ayam kurang lebih sekitar 625 meter persegi dengan lebar 7 meter, panjang 90 meter dan kapasitas 8 ekor setiap 1 meter persegi sehingga didapatkan perhitungan 5000 : 8 = 625 meter persegi.

Selain mempersiapkan lahan karena jumlah ternak yang cukup banyak, ada juga beberapa hal penting yang perlu Anda siapkan yang meliputi :

  • Biaya paku dan kawat senilai Rp 500.000,00
  • Biaya pembelian kayu batangan dan papan kayu sebesar Rp 6.000.000,00
  • Pembelian bambu sebanyak 200 batang seharga Rp 1.000.000,00
  • Upah karyawan senilai Rp 3.000.000,00
  • Biaya lain – lain sebesar Rp 1.000.000,00

Untuk biaya kandang yang Anda butuhkan dalam pembuatan kandang untuk ayam ras 5000 ekor memang cukup menelan biaya besar. Namun biaya ini adalah biaya awalnya saja karena selanjutnya Anda tak perlu memikirkan lagi biaya kandangnya yang sebesar ini ketika kandang sudah dibuat.

Mengenai total dari pembuatan kandang ayam ras yang perlu Anda siapkan sebesar kurang lebih 11,5 juta rupiah. Kemudian selanjutnya yang juga perlu Anda hitung sebagai pertimbangan yaitu biaya pembelian pakan, bibit, selama kurang lebih 45 hari.

Perhitungan semua biaya tersebut yang Anda perlu siapkan sebagai berikut :

  • Pembelian bibit ayam untuk 1 box isi kurang lebih mencapai 100 adalah sebesar Rp 300.000,00. Dibutuhkan sekitar 50 box untuk 5000 ekor yaitu seharga Rp 15.000.000,00.
  • Pembelian pakan utama untuk ayam, pakan alternatif, berbagai obat dan vitamin, perangsang pertumbuhan untuk ayam mencapai Rp 4.000.000,00.
  • Upah karyawan 1 orang selama kurun waktu 1 bulan sebesar Rp 1.000.000,00.

Total keseluruhan dari modal yang Anda butuhkan dari awal sampai panen mencapai kurang lebih 11,5 juta rupiah + 21 juta rupiah. Jadi total yang Anda butuhkan dari keseluruhan modal untuk ternak 5000 ekor ayam ras mencapai 32,5 juta rupiah.

Dalam ternak ayam ras, Anda bisa panen setiap 45 hari sekali. Jika rata – rata berat untuk 1 ekor ayam adalah sebesar 1 kg dengan harga sebesar Rp 19.000,00 per ekor. Maka Anda akan mendapatkan hasil sebesar Rp 95.000,00 x 5.000 ekor ayam = Rp 95.000.000,00.

Kemudian dari hasil panen Rp 95.000.000,00 tersebut Anda kurangi modal yang Anda sudah keluarkan sebelumnya yaitu senilai Rp 32.500.000,00. Jadi total pendapatan bersih Anda sebesar Rp 62.500.000,00.

Bagaimana? Sangat menjanjikan bukan? Dan yang Anda juga harus tahu bahwa modal yang Anda kurangkan tersebut harus Anda sisihkan sendiri karena modal tersebut akan menjadi modal ternak di bulan selanjutnya sehingga usaha Anda bisa berjalan dengan konsisten.

Keunggulan Ternak Ayam Ras

Keunggulan Ternak Ayam Ras

Sederhana dan simple

Dalam memulai bisnis ternak ayam ras, sebenarnya caranya sangat sederhana. Anda bisa mulai bisnis ini dengan modal yang kecil sampai terbesar dengan rincian yang Anda harus siapkan diantaranya :

Pembelian bibit anak ayam ras, pembelian pakan, perlengkapan, obat – obatan, vitamin, suplemen dan masih banyak lagi kebutuhan lain yang juga Anda harus siapkan. Jika Anda memang berniat beternak, di awal beternak ada baiknya Anda tidak terlebih dahulu merekrut karyawan.

Hal ini sangat penting untuk memperkecil biaya pengeluaran Anda. Selain itu agar Anda bisa menangani usaha Anda sendiri dan bisa mengembangkan secara mandiri lebih besar lagi. Dengan menangani sendiri di awal ternak, Anda juga bisa tahu kelebihan dan kelemahan bisnis yang akan Anda bangun tersebut.

Permintaan pasar ayam ras sangat tinggi

Dalam ternak ayam ras, Anda tidak akan kesulitan mencari pemasok hasil ternak Anda karena seperti yang selama ini Anda lihat bahwa ada berbagai macam swalayan, pasar, dan supermarket yang membutuhkan ayam ras.

Tidak hanya perorangan saja yang butuh ayam ras, melainkan juga ada bentuk usaha lain yang juga perlu daging ayam ras untuk menjalankan bisnisnya mulai dari rumah pembuatan sosis, rumah makan dan berbagai bentuk usaha yang lain.

Simak Juga :

Analisa Bisnis Ternak Ayam Jawa Super 100 Ekor

Jenis Ternak Ayam Rumahan Untung Banyak

Penghasilan Tambahan Ternak Ayam Bangkok di rumah

Oleh karena itu, Anda yang tertarik untuk bisnis ternak ayam ras, mulailah dari sekarang. Jika tidak memiliki dana untuk ternak 5000 ekor misalkan, Anda bisa ternak mulai dari 100 ekor terlebih dahulu. Selamat berusaha!


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading...