Panduan Bisnis Ternak Untung

Anti Gagal, Ternak Kroto Rumahan yang Dapat Anda Lakukan

banner

BOSTERNAK.COM – Kegagalan adalah guru paling berharga. Ini Dia Cara Ternak Kroto Rumahan modern dari alam dibudidayakan dengan tempat toples terbaik agar menghasilkan omset yang tinggi

Ternak Kroto Rumahan

Ternak Kroto Rumahan

Kroto menjadi salah satu makanan burung yang paling banyak dicari orang. Karena saat ini banyak orang yang mulai memelihara burung dirumah dan menjadi salah satu hobi agi mereka, atau pun hanya untuk peliharaan saja. Kroto merupakan telur atau larva dari semut rangrang, dimana telur semut rangrang ini berukuran lebih besar dibanding dengan telur semut lain pada umumnya. Oleh sebab itu burung lebih menyukai telur semut rangrang ini menjadi salah satu makanan favorit.

Karena mulai banyaknya orang yang mencari kroto ini, maka peluang usaha ternak kroto menjadi salah satu peluang yang masih jarang dikembangkan oleh orang lain, padahal termasuk mudah dan tidak membutuhkan banyak modal awal yang tinggi. Untuk itu dalam artikel ini akan membahas cara ternak kroto rumahan bagi Anda yang ingin memulai usaha ini.

Kegagalan Ternak Kroto Rumahan

Kegagalan Ternak Kroto Rumahan

Sebelum memulai ternak kroto rumahan ini, ada beberapa hal yang menjadi faktor penyebab kegagalan ternak kroto yang bisa Anda antisipasi sejak awal. beberapa faktor tersebut antara lain:

Mencampur koloni baru dengan koloni lama, jika ternak kroto Anda mulai berjalan, kemudian Anda ingin menambah jumlah koloni supaya dapat menghasilkan telur lebih cepat. Maka jangan sekali-kali Anda mencampur koloni lama Anda dengan koloni baru yang Anda dapatkan. Hal ini dapat menyebabkan mereka saling bertarung sehingga akan banyak yang mati. Untuk itu usahakan memisahkan koloni lama dengan koloni baru.

Penempatan tempat ternak yang tidak sesuai, artinya penempatan rak yang tidak sesuai seperti berada di tempat terbuka sehingga terkena sinar matahari secara langsung, maupun terkena angin dan hujan secara langsung merupakan tempat yang sangat tidak disarankan dalam ternak kroto rumahan. Karena hal ini akan menyebabkan Anda gagal panen karena semut akan mati kepanasan atau tidak betah berada dalam sarang mereka.

Ukuran kandang tidak sebanding dengan bibit kroto, artinya Anda harus memperhatikan kandang sebagai sarang sesuai dengan bibit yang Anda miliki, jangan terlalu besar bahkan terlalu kecil. Karena hal ini akan berpengaruh pada percepatan pembuatan sarang untuk bertelur.

Cara Membuat Kandang Ternak Kroto Rumahan yang Tepat

Cara Membuat Kandang Ternak Kroto

Untuk ternak kroto rumahan, Anda bisa memanfaatkan tempat ternak sebagai kandang menggunakan bahan sederhana dan mudah pastinya untuk Anda temukan. Kandang ternah kroto ini bisa menggunakan paralon dan toples bekas. Berikut cara membuat kandang dari kedua bahan tersebut:

Kandang Kroto dari Paralon

Kandang kroto menggunakan paralon ini dapat dikatakan lebih praktis dan mudah dalam perawatannya dan tahan lama. Berikut cara membuatnya:

  • Persiapkan rak bertingkat untuk tempat ternak dan penempatan paralon nantinya.
  • Siapkan paralon dengan diameter 12cm, kemudian potong paralon dengan panjang sesuai kebutuhan atau sesuaikan dengan rak.
  • Lalu susun paralon diatas rak, berikan daun-daun sebagai sarang semut rangrang.
  • Usahakan semut tidak dapat keluar dari rak tempat ternak tersebut. Caranya dengan memberikan wadah berisi air di kaki tiap rak, selain itu jauhkan rak tempat ternak semut rangrang tersebut dari dinding untuk menghindari semut kabur melewati dinding.
  • Jika persiapan diatas sudah selesai, bibit semut rangrang siap diletakkan di rak tempat ternak.

Kandang Ternak Kroto dari Toples Bekas Sosis

Kandang ternak kroto menggunakan toples bekas sosis ini juga menjadi solusi banyak peternak kroto karena transparan dan mudah ditemui. Pembuatan tempat ternak pun sama dengan menggunakan kandang paralon diatas. Berikut langkah pembuatan kandang dari toples bekas sosis:

  • Siapkan toples bekas sosis untuk kandang sesuai kebutuhan, kemudian bersihkan toples.
  • Lubangi bagian bawah toples dan bagian samping toples dengan diameter 2cm, lubang bagian samping ini nanti berfungsi sebagai saluran keluar masuk semut rangrang.
  • Letakkan toples secara terbalik di batu bata atau dingklik, jadi tutup toples berada di bagian bawah. Selanjutnya tutup lubang bagian atas yang sudah dilubangi tadi menggunakan kertas atau solasi hitam. Hal ini berguna supaya membuat suasana lebih gelap sehingga semut merasa nyaman dan cepat membuat sarang.
  • Usahakan semut tidak dapat keluar dari tempat ternak tersebut. Caranya dengan memberikan wadah berisi air di kaki tiap dingklik atau letakkan wadah batu bata diatas genangan air, selain itu jauhkan tempat ternak semut rangrang tersebut dari dinding untuk menghindari semut kabur melewati dinding.
  • Jika persiapan diatas sudah selesai, bibit semut rangrang siap diletakkan di toples.

Pakan Alami Ternak Kroto RumahanPakan Alami Ternak Kroto Rumahan

Untuk memberi pakan pada ternak kroto rumahan ini sebenarnya ada banyak jenis makanan yang adapt diberikan kepada semut rangrang. Makanannya pun cukup mudah untuk dicari, seperti dialam liarnya mereka biasanya memakan jangkrik, belalang, ulat kecil dan serangga kecil lainnya. Nah untuk ternak kroto rumahan Anda juga bisa memberikan makanan tersebut.

Namun Anda juga dapat mmeberikan makanan lain seperti ulat hongkong, ulat daun pisang, madu dan minuman yang sudah dicampu dengan gula merah, karena semut rangrang juga menyukai makanan manis. Untuk makanan cair Anda dapat menuangkan di wadah kemudian taruh di sekitar rak, nantinya semut rangrang akan memakan dengan sendirinya, begitu juga untuk makanan lainnya Anda hanya tinggal meletakkan di rak tempat ternak.

Tips dan Cara Pemeliharaan Ternak Kroto Rumahan

Pemeliharaan Ternak Kroto Rumahan

Kemudian hal yang paling penting dalam ternak kroto rumahan adalah pemeliharaan. Hal ini supaya semut rangrang dapat menghasilkan kroto dengan cepat dan dalam jumlah yang banyak. Beberapa hal pemeliharaan yang dapat Anda lakukan seperti pemilihan lokasi yang baik, salah satunya di pekarangan belakang rumah maupun halaman rumah yang memiliki hawa sejuk dan pohon rindang, dan usahakan tidak terkena matahari secara langsung.

Selama 60 hari pertama sejak penebaran bibit di rak, usahakan Anda fokus dalam pengembakbiakan koloni semut, jangan dulu melakukan panen. Hal ini supaya semut semakin banyak berkembang biak, sehingga Anda butuh untuk menambah jumlah toples lebih banyak lagi untuk sarana bertelur rangrang ratu. Dalam masa panen usahakan jangan mengambil semuanya, ambil maksimal 70% dari jumlah toples Anda.

Harga Panen Ternak Kroto Rumahan

Ternak kroto rumahan ini biasanya dapat di panen setelah 6 bulan sejak masa awal penebaran bibit, kemudian setelah itu Anda dapat melakukan panen setiap 15-20 hari sekali atau ketika sudah terlihat dinding toples banyak pupa-pupa telur yang menempel. Harga kroto ini setiap 1 kg nya dipatok sekitar Rp. 150.000 hingga Rp.200.000, nah tinggal Anda hitung saja berapa yang Anda dapatkan jika Anda memiliki puluhan kg setiap kali panen

Cerita Sukses Ternak Kroto Rumahan

Beberapa petani ternak kroto rumahan ini sudah banyak yang sukses dalam mengelola ternak kroto rumahan mereka. Salah satunya Bapak Prihandono berumur 47 tahun asal Jombang Jawa Timur. Beliau berhasil mendapatkan penghasilan 1 juta rupiah perminggu dari hasil usaha ternak kroto. Menurut beliau pangsa pasar untuk ternak kroto ini masih luas dan mudah untuk menawarkannya. Berkat ketelatenannya, beliau mendapatkan omzet Rp. 4.000.000 – Rp.5.000.000 / bulan dengan modal hanya ratusan ribu rupiah.

Nah itu tadi cara ternak kroto rumahan bagi Anda yang ingin memulai ternak ini. Semoga bermanfaat!

Incoming search terms:

  • kisah sukses peternak kalkun

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading...